
Di era globalisasi seperti saat ini, banyak orang yang kurang peka terhadap lingkungan sekitar. Kepedulian yang menurun kepada alam dan lingkungan tentu akan berdampak buruk bagi kelangsungan dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini tidak berlaku bagi Korindo, salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di berbagai bidang, contohnya Korindo trading dan lain sebagainya yang menekankan program keberlanjutan atau sustainability.
Dengan tingkat kerusakan lingkungan yang besar dan cukup masif beberapa tahun ke belakang, tentu perusahaan-perusahaan besar saat ini harus berpikir keras untuk menerapkan program-program dan praktik-praktik terbaik untuk menjamin keberlangsungan lingkungan saat ini. Berbicara mengenai Korindo, artikel berikut ini akan mengulas secara lengkap mengenai Korindo serta peran aktifnya terhadap lingkungan.
Apa Itu Korindo?
Bagi Anda yang awam, tentu kurang memahami apa itu Korindo. Pada dasarnya, Korindo merupakan sebuah grup atau perusahaan asal Indonesia yang didirikan pada tahun 1969 dan telah aktif selama hampir lebih dari 50 tahun. Perusahaan ini sendiri bergerak di berbagai bidang, contohnya saja seperti perkebunan, produksi kertas dan kehutanan, real estate, finansial, logistik hingga konstruksi.
Pada awal didirikan, perusahaan yang satu ini hanya bergerak di bidang pengolahan hardwood atau kayu keras saja. Namun seiring berjalannya waktu, selang satu dekade setelah perusahaan tersebut didirikan, Korindo mulai merambah ke bidang lainnya, yaitu pengolahan plywood atau kayu lapis dan juga veneer.
Selang lima tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1985, perusahaan ini juga merambah produksi kertas koran. Hingga pada akhirnya pada 1993 perusahaan ini juga mengelola perkebunan kayunya sendiri. Perusahaan ini juga menerapkan program sustainability atau keberlanjutan dimana Korindo menerapkan praktik ramah lingkungan dan juga sosial.
Kontribusi Langsung Korindo Terhadap Lingkungan

Agar lingkungan sekitar tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya, tentu diperlukan pihak-pihak yang menyadari dampak kerusakan lingkungan bagi masa depan. Selain kontribusi personal masing-masing orang, berbagai macam perusahaan layaknya Korindo juga harus ikut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan. Berikut ini segelintir kontribusi nyata Korindo terhadap lingkungan yang perlu Anda ketahui.
1. Menerapkan program reboisasi atau penghijauan kembali
Seperti yang Anda ketahui, Korindo merupakan salah satu grup atau perusahaan yang sebagian besar bergerak di bidang perkayuan seperti hardwood hingga plywood atau kayu lapis. Untuk menjaga agar lingkungan tetap asri dan terjaga dengan baik, perusahaan ini gencar melakukan program reboisasi atau penghijauan kembali hutan yang telah dieksploitasi untuk urusan produksi sebelumnya.
2. Mengurangi emisi gas rumah kaca
Kerusakan atau dampak negatif terhadap lingkungan umumnya disebabkan oleh emisi gas rumah kaca, seperti contohnya karbon dioksida (CO2), Metana (CH4), Dinitrogen Oksida (N2), Klorofluorokarbon (CFC), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi dampak tersebut, Korindo trading menggunakan berbagai macam program yang mendukung penggunaan energi maupun teknologi terkini yang terbukti ramah terhadap lingkungan.
3. Memperkuat upaya konservasi lingkungan
Memberikan perlindungan nyata terhadap lingkungan berupa konservasi dan tindakan yang nyata juga dilakukan oleh perusahaan ini dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan. Selain karena ulah jahil oknum-oknum maupun orang tak bertanggung jawab, bencana alam juga bisa menjadi faktor penyebab kerusakan terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dengan memperkuat upaya konservasi lingkungan diharapkan dapat meminimalisir dampak kerusakan lingkungan yang dapat terjadi.
4. Berusaha untuk selalu mengikuti aturan dan standar yang sudah ditetapkan oleh PEFC
PEFC sendiri merupakan singkatan dari Programme for the Endorsement of Forest Certification yang berisi tentang sertifikasi yang mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut mempromosikan program pengolahan hutan yang ramah lingkungan. Korindo merupakan salah satu perusahaan yang selalu berupaya untuk mengikuti setiap regulasi, aturan hingga standar yang ditetapkan oleh PEFC demi keberlangsungan lingkungan sekitar.
5. Berusaha untuk tidak menciptakan lahan gambut
Sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan dan berkontribusi langsung dalam pelestarian lingkungan, Korindo mencoba berkomitmen untuk tidak menciptakan lahan gambut dalam proses produksinya. Selain mampu memicu kebakaran hutan, lahan gambut juga dinilai dapat meningkatkan produksi karbon dan emisi gas rumah kaca lainnya yang memiliki dampak negatif pada lingkungan terutama pada lapisan atmosfer bumi.
6. Menghindari pembukaan lahan dengan cara dibakar
Saat ini tidak jarang ditemukan perusahaan-perusahaan yang memilih membakar hutan dalam upaya perluasan maupun pembukaan lahan. Selain memberikan dampak kerusakan lingkungan yang masif karena pembakaran, di sisi lain pembakaran hutan untuk membuka lahan juga dapat memicu perubahan cuaca dan iklim yang ekstrem serta polusi udara. Sebagai salah satu perusahaan yang mengedepankan program keberlanjutan, tentu hal ini sangat dihindari oleh Korindo.
7. Memaksimalkan pengelolaan air yang efektif
Air menjadi salah satu sumber daya alam yang cukup penting dan digunakan oleh setiap individu. Korindo selalu berusaha untuk memaksimalkan pengelolaan air yang efektif demi menjaga agar kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari dapat terjaga dengan baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, Korindo mencoba untuk mengimplementasikan berbagai teknologi terbaru untuk mengelola air yang efektif dan efisien.
Dari berbagai penjelasan yang bisa Anda simak dalam pembahasan tersebut di atas, bisa disimpulkan bahwa Korindo trading adalah salah satu perusahaan besar di Indonesia yang mampu menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan penerapan teknologi dan praktik ramah lingkungan. Program keberlanjutan atau sustainability harusnya diterapkan oleh setiap perusahaan dalam berbagai bidang agar generasi penerus dapat tetap menikmati alam dan lingkungan sekitar sepenuhnya.
